Dialog tingkat tinggi – Pemaksaan Hukum, HAM dan Pencegahan HIV dikalangan LSL dan Waria di Asia Pasifik
The United Nations Development Programme (UNDP), Asia Pacific Coalition on Male Sexual Health (ACPOM) dan fakultas hukum pusat studi untuk perbandingan dan hukum publik (CCPL), Universitas Hongkong akan mengeluarkan temuan kunci dan rekomendasi dari studi UNDP-APCOM yang berjudul: “hukum – hukum yang mempengaruhi penanggulangan HIV dikalangan LSL dan Waria di Asia Pasifik; sebuah agenda untuk aksi akan diselenggarakan untuk menghormati Hari Internasional melawan Homofobia pada hari senin 17 Mei 2010. Prevalensi telah mencapai pada tingkat yang mengkhawatirkan dikalangan LSL di Asia Pasifik. Jika negara – negara gagal untuk merespon konteks epidemi tersebut maka situasi yang sudah kritis ini akan menjadi lebih buruk.
Diseluruh Asia Pasifik, lingkungan hukum seringkali gagal untuk secara pantas melindungi hak dari LSL dan Waria. Kriminalisasi seks antar lelaki terjadi si banyak negara dan pada beberapa kasus hal ini berakibat pada penyiksaan dan kekerasan oleh otoritas lokal.
Pertemuan dialog tingkat tinggi ini akan membawa banyak anggota hakim, parlemen, kelompok komunitas advokasi dan Sistim PBB (UN System). Diskusi ini akan mengeksplorasi seberapa efektif pencegahan HIV yang hanya bisa dicapai pada kondisi lingkungan kebijakan yang kondusif dimana memperbolehkan diseminasi informasi berdasarkan fakta serta menciptakan rasa percaya diri pada kelompok rentan dan marjinal dalam mencari informasi dan skes terhadap layanan kesehatan. Pertemuan 120 menit ini akan ditindak lanjuti dengan konferensi pers 20 menit.






