Translate provided by Google

           

JOTHI dan Proposal Multi Negara Global Fund ATM Ronde 10

JOTHI bersama 9 Negara di Asia dan Pasifik lewat koordinasi APN+ menyusun proposal Multi Country untuk Global Fund ronde 10. Inisiatif ini merupakan yang pertama dalam sejarah dimana organisasi orang terinfeksi HIV memasukkan proposal untuk mendapatkan dukungan lewat mekanisme Global Fund untuk menyelenggarakan program kegiatan dari dan untuk orang terinfeksi HIV berdasarkan kebutuhan di lapangan. Penyusunan proposal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup orang terinfeksi HIV melalui penguatan sistim komunitas.

APN+ memfasilitasi kesepuluh Negara tersebut Bangladesh, China, Fiji, Filipina, Indonesia, Kamboja, Laos, Nepal, Pakistan dan Vietnam untuk bertemu dalam sebuah lokakarya di Bangkok pada tanggal 10 – 12 Maret 2010 untuk menyusun draft awal kegiatan yang akan diajukan dalam proposal. Hasil lokakarya tersebut kemudian di kompilasi oleh tim penyusun proposal yang terdiri staf APN+ dan 3 orang konsultan untuk kemudian dikonsultasikan kembali ke negara – negara tersebut guna mendapatkan klarifikasi dan masukan. Dalam pertemuan tersebut perwakilan dari jaringan nasional sepakat untuk mencalonkan APN+ sebagai kandidat penerima hibah utama (PR). Serta membentuk mekanisme pengawasan implementasi lewat sebuah badan indipenden yang terdiri dari perwakilan negara – negara anggota APN+.

Proses yang sedang berjalan ini akan ditindaklanjuti dengan pertemuan finalisasi proposal pada tanggal 28 – 29 Juni 2010 yang akan datang di Bangkok. Setiap jaringan di 10 negara tersebut akan melakukan koordinasi dan konsultasi mengenai penyusunan proposal ini dengan anggota jaringannya agar kegiatan yang diajukan dalam proposal dapat mengakomodir kebutuhan jaringan. Koordinasi dengan pihak eksternal seperti Komisi Penanggulangan AIDS sudah dilakukan dan JOTHI mendapatkan dukungan penuh untuk berpartisipasi dalam proses penyusunan proposal Multi Country. Koordinasi dengan CCM masing – masing negara juga dilakukan untuk mendapatkan pengesahan sebelum proposal tersebut diajukan. Melalui inisiatif ini diharapkan peningkatan peran orang terinfeksi HIV dalam menyediakan dan memberikan layanan perawatan, dukungan dan pengobatan serta kegiatan lainnya untuk peningkatan kualitas hidup orang terinfeksi HIV akan dapat terwujud.