Translate provided by Google

           

Tentang JOTHI

JOTHI - Jaringan Orang Terinfeksi HIV Indonesia adalah sebuah organisasi dengan badan hukum berbentuk perkumpulan yang terbentuk melalui Musyawarah Nasional Orang Terinfeksi HIV Indonesia.

Orang yang hidup dengan HIV saling memahami situasi lebih baik dari siapapun dan seringkali paling tepat diposisikan sebagai pihak yang menjembatani satu sama lain serta mewakili kebutuhan mereka dalam hal pembuatan keputusan dan tataran kebijakan.

Gagasan bahwa pengalaman pribadi dari orang yang hidup dengan HIV dapat dan harus diterjemahkan sebagai bentuk respon terhadap epidemi AIDS, disuarakan pertama kali pada tahun 1983 pada konferensi AIDS nasional di Amerika Serikat. Hal ini secara resmi diadopsi sebagai sebuah prinsip pada sidang pertemuan AIDS di Paris pada tahun 1994, di mana 42 negara yang menyepakati Keterlibatan yang lebih bermakna oleh orang yang hidup dengan HIV dan AIDS (Greater Involvement of People Living with HIV and AIDS - GIPA) secara etika menjadi penting untuk menanggapi epidemi nasional.

Pada saat ini prinsip GIPA adalah tulang punggung berbagai tindakan campur tangan di seluruh dunia. Orang yang hidup dengan, atau terkena dampak HIV terlibat dalam berbagai kegiatan di semua tingkat ikut berperan serta memerangi AIDS; tampil di poster, memberikan kesaksian pribadi, dan mendukung dan memberikan konseling tentang HIV, dalam rangka berpartisipasi lebih besar dalam pembuatan keputusan dan kebijakan. Keterlibatan orang yang hidup dengan HIV adalah hal paling mendesak seiring dengan respon nasional terhadap AIDS guna mencapai tujuan akses universal untuk pencegahan, pengobatan, perawatan dan dukungan layanan.