- Arsip 2008
- Angka Infeksi HIV di Yogyakarta Meningkat
- Hampir Seluruh Subang Masuk Wilayah Penularan HIV
- JOTHI NTT Meminta Polisi Usut Penyebar Isu
- Populasi ODH di Medan terbanyak se-Sumatera Selatan
- Potensi Orang dengan HIV di Acuhkan
- Konsultasi Populasi Kunci Mengenai Global Fund Dengan Anggota CCM Indonesia
- Vaksin HIV Ditemukan
Jothi Mendesak Dana Penanggulangan AIDS Masuk APBD
Jothi Mendesak Dana AIDS Masuk APBD - Judul Asli
Komhukum (Jambi) - Jaringan Orang Terinfeksi (Jothi) HIV/AIDS Wilayah Jambi mengharapkan Bupati/Walikota se-Provinsi Jambi dapat merealisasikan dana penanggulangan HIV/AIDS dalam APBD.
Harapan ini sesuai dengan permintaan Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar yang juga Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Jambi usai mengikuti pertemuan masalah HIV/AIDS belum lama ini di Yogyakarta.
Kordinator Jaringan Orang Terinfeksi HIV/AIDS (Jothi) Wilayah Jambi Yuli saat dimintai tanggapannya, Minggu (09/10) mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi atas pernyataan Wagub, diharapkan Bupati dan Walikota dapat merealisasikannya.
Pernyataan Wagub itu merupakan bentuk dukungan bagi mereka yang terinfeksi HIV/AIDS agar mendapatkan akses pengobatan. Dengan dialokasikannya anggaran tersebut, upaya-upaya penanggulangan lainnya juga dapat terlaksana.
"Epidemi HIV/AIDS di Jambi sudah cukup mengkhawatirkan dan kami berharap ini bukan sekedar wacana. Bila perlu realisasikan sesegera mungkin," ujarnya.
Bahkan, pihaknya siap membantu langsung upaya penanggulangan HIV/AIDS agar terselenggara lebih efektif, lebih tepat sasaran dan menjunjung prinsip-prinsip akuntabilitas.
Sebelumnya, Wagub usai mengikuti pembukaan pertemuan nasional AIDS IV tahun 2011 di Yogyakarta minta agar Bupati/Walikota se-Provinsi Jambi menganggarkan dana dalam APBD untuk penanggulangan AIDS di daerahnya masing-masing.
"Saya minta Bupati dan Walikota menyediakan anggaran melalui APBD-nya guna penanggulangan AIDS di daerahnya masing-masing, sebagaimana diharapkan oleh Menko Kesra dan Menkes karena masalah kesehatan menjadi tanggung jawab pemerintah, termasuk pemerintah provinsi, kabupaten dan kota," ujarnya.
Untuk wilayah Jambi, selain menggunakan dana APBN, baru Kota Jambi yang menganggarkan biaya penanggulangan HIV/AIDS dalam APBD-nya. Atas inisiatif itu, Kota Jambi mendapatkan penghargaan dari KPA Nasional.
Ia juga mengatakan KPA Provinsi Jambi terus melakukan sosialisasi ke setiap kabupaten dan kota. Dan saat ini telah terbentuk KPA di setiap kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. (K-2)






